Senin, 09 November 2015

Tugas KJ ( keamanan Jaringan )

SOP Keamanan Jaringan 1. Buat jaringan lokal yang menggunakan domain: misal : abc.co.id 2. buat Server domain (windows 2000/3) dengan active direktorinya, sehingga bisa mengatur hak dan kewenangan client. 3. Seting previledge sebagai user/staff - supaya staff hanya bisa menjalankan aplikasi saja - tidak bisa menginstall. Cara ini paling efektif untuk menghindari staff menginstall juga masuknya virus exe yang langsung jalan di pc. 4. Intall anti virus server - yang auto update tiap hari, sehingga client terbebas dari proses live updating dari antivirus di komputernya masing2. 5. Di komputer client , partisi HD menjadi 2, system dan data terpisah. dan yang penting setiap komputer di ghost systemnya, bila komputer kena virus yang parah atau windowsnya corrupted bisa langsung recovery dalam beberapa menit dengan menggunakan file ghost tsb. 6. set firewall, dengan router pix firewall , atau router yg memiliki firewall, blok http untuk alamat2 tertentu yang benar2 dilarang. kalau soal pornografi pasti staff jauh lebih update dibanding adminnya. jadi hal ini rada kurang manfaat, apalagi materi pornografi bisa melalui milis. jadi hal ini kembali ke moral masing2 staff saja. KEMUNGKINAN ANCAMAN DAN SERANGAN TERHADAP KEAMANAN JARINGAN Saat kita saling terhubung dalam suatu jaringan baik jaringan kecil maupun besar, pasti terdapat ancaman ataupun seranagan yang bisa terjadi. Sehingga kita diharuskan untuk lebih berhati- hati saat berkomunikasi menggunakan jaringan. Diantara ancaman atau serangan yang bisa terjadi darikeamanan jaringan adalah : Ø SERANGAN FISIK TERHADAP KEAMANAN JARINGAN Kebanyakan orang beranggapan bahwa serangan terhadap keamanan jaringan cenderung pada non-hardwarenya saja, tetapi sebenarnya serangan tersebut bisa terjadi pada hardware itu sendiri. Sebagai contoh saat jaringan kita dihack oleh orang lain, maka software baik data, file ataupun aplikasi akan rusak yang bisa juga menyebabkan hardware kita tidak bekerja secara normal, sehinggan hardware kita akan mengalami kerusakan. Serangan fisik terhadap keamanan jaringan dapat menyebabkan beberapa kerugian, diantaranya : 1. Terjadi gangguan pada Kabel 2. Kerusakan Harddisk 3. Konsleting 4. Data tak tersalur dengan baik 5. Koneksi tak terdeteksi 6. Akses bukan pengguna Ø SERANGAN LOGIK TERHADAP KEAMANAN JARINGAN Serangan logic pada keamanan jaringan adalah hal yang paling rawan terjadi, sehingga kita harus lebih memperhatikan lagi security dalam jaringan kita. Diantara serangan yang bisa terjadi adalah : 1. SQL Injection adalah Hacking pada sistem komputer dengan mendapat akses Basis Data pada Sistem 2. DoS (Denial of Service) adalah Serangan pada Sistem dengan mengabiskan Resource pada Sistem. 3. Traffic Flooding adalah Serangan pada keamanan jaringan dengan membanjiri Traffic atau lalu lintas jaringan. 4. Request Flooding adalah Serangan dengan membanjiri banyak Request pada Sistem yang dilayani Host sehingga Request banyak dari pengguna tak terdaftar dilayani oleh layanan tersebut. 5. Deface adalah adalah Serangan pada perubahan tampilan 6. Social Engineering adalah Serangan pada sisi sosial dengan memanfaatkan kepercayaan pengguna. Hal ini seperti fake login hingga memanfaatkan kelemahan pengguna dalam socialmedia. 7. Malicious Code adalah Serangan dengan menggunakan kode berbahaya dengan menyisipkan virus, worm atau Trojan Horse. Ü Virus: Program merusak yang mereplikasi dirinya pada boot sector atau dokumen. Ü Worm: Virus yang mereplikasi diri tidak merubah fle tapi ada di memory aktif. Ü Trojan Horse: Program yang sepertinya bermanfaat padahal tidak karena uploaded hidden program dan scipt perintah yang membuat sistem rentan gangguan. 8. Packet Sniffer adalah Serangan Menangkap paket yang lewat dalam sebuah Jaringan. Memahami sistem keamanan jaringan Pada era globalisasi ini, keamanan sistem jaringan berbasis Internet harus diperhatikan, karena jaringan komputer Internet yang sifatnya publik dan global pada dasarnya tidak begitu aman. Pada saat data terkirim dari suatu terminal yang satu ke terminal yang lain dalam Internet, data itu akan melewati sejumlah terminal yang lainnya yang berarti akan memberi kesempatan pada user Internet yang lain untuk menyadap atau mengubah data tersebut. Sistem keamanan jaringan komputer yang terhubung ke Internet harus direncanakan dan dipahami dengan baik agar dapat melindungi sumber daya yang berada dalam jaringan tersebut secara efektif. Apabila ingin mengamankan suatu jaringan maka harus ditentukan terlebih dahulu tingkat ancaman (threat) yang harus diatasi, dan resiko yang harus diambil maupun yang harus dihindari. Berikut ini akan dibahas mengenai ancaman (threat), kelemahan, dan kebijakan keamanan (security policy) jaringan. Pengertian Sistem Keamanan Wi-Fi Sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer. Pusat data (bagian Infrastruktur Keamanan Data Center) Digunakan untuk menempatkan sistem komputer dan komponen-komponen terkaitnya, pencegah bahaya kebakaran, serta piranti keamanan fisik. Jasakom Memberikan pengertian dan kesadaran akan security di internet dan yang bermukim dibawah naungan para pakar keamanan komputer. Antiglobalisasi Budaya keamanan makanan dan mengakhiri atau memperbarui kapitalisme dengan pengertian-pengertian yang jelas-jelas rasis atau fasis. Keamanan JaringanPemakaian alat (termasuk program) dapat menyebabkan kerusakan baik disengaja atau tidak. Pembatasan pemakaian bukan untuk mempersulit tetapi supaya efisien dan tidak merusak. Proteksi: Authentication Pemakai harus dapat membuktikan dirinya. Contoh: user dan password. Dalam sebuah jaringan ditambahkan sumber akses (komputer yang digunakan) dengan asumsi bahwa pada suatu saat satu orang hanya dapat atau boleh bekerja dengan satu komputer yang sama. Gateway Gerbang masuk menuju sistem dengan firewall Attack Serangan terhadap sistem. Authorization Pemakai diperbolehkan menggunakan pelayanan dan resource sesuai dengan haknya. Monitoring Pengawasan terhadap jaringan Komunikasi terenkripsi Menggunakan enkripsi agar data tak dapat diintip Macam - macam serangan dalam keamanan jaringan 1. SQL Injection Adalah jenis aksi hacking pada keamanan komputer di mana seorang penyerang bisa mendapatkan akses ke basis data di dalam sistem. SQL injection yaitu serangan yang mirip dengan serangan XSS dalam bahwa penyerang memanfaatkan aplikasi vektor dan juga dengan Common dalam serangan XSS. SQL injection exploits dan sejenisnya adalah hasil interfacing sebuah bahasa lewat informasi melalui bahasa lain . Dalam hal SQL injection, sebuah bahasa pemrograman seperti PHP atau Perl mengakses database melalui SQL query. Jika data yang diterima dari pengguna akhir yang dikirim langsung ke database dan tidak disaring dengan benar, maka yang penyerang dapat menyisipkan perintah SQL nya sebagai bagian dari input. Setelah dijalankan pada database, perintah ini dapat mengubah, menghapus, atau membeberkan data sensitif.Lebih parah lagi jika sampai ke sistem eksekusi kode akses yaitu mematikan database itu sendiri, sehingga tidak bisa memberi layanan kepada web server. 2. DOS (‎Denial Of Service) Adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut. 3. Social Engineering Adalah pemerolehan informasi atau maklumat rahasia/sensitif dengan cara menipu pemilik informasi tersebut. Social engineering umumnya dilakukan melalui telepon atau Internet. Social engineering merupakan salah satu metode yang digunakan oleh hacker untuk memperoleh informasi tentang targetnya, dengan cara meminta informasi itu langsung kepada korban atau pihak lain yang mempunyai informasi itu. 4. Defacing Adalah merupakan bagian dari kegiatan hacking web atau program application, yang menfokuskan target operasi pada perubahan tampilan dan konfigurasi fisik dari web atau program aplikasi tanpa melalui source code program tersebut. Sedangkan deface itu sendiri adalah hasil akhir dari kegiatan cracking. Tekniknya adalah dengan membaca source codenya, terus ngganti image dan editing html tag. Serangan dengan tujuan utama merubah tampilah sebuah website, baik halaman utama maupun halaman lain terkait dengannya, diistilahkan sebagai “Web Defacement”. Hal ini biasa dilakukan oleh para “attacker” atau penyerang karena merasa tidak puas atau tidak suka kepada individu, kelompok, atau entitas tertentu sehingga website yang terkait dengannya menjadi sasaran utama. 5. Firewall Merupakan suatu cara/sistem/mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware , software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi, baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation, server, router, atau local area network (LAN) anda. 6. RoutingAdalah proses untuk memilih jalur (path) yang harus dilalui oleh paket. Jalur yang baik tergantung pada beban jaringan, panjang datagram, type of service requested dan pola trafik. Pada umumnya skema routing hanya mempertimbangkan jalur terpendek (the shortest path). 7. Smurf attack Smurf attack adalah sebuah serangan yang dibangun dengan menggunakan pemalsuan terhadap paket-paket ICMP echo request, yakni sebuah jenis paket yang digunakan oleh utilitas troubleshooting jaringan, PING. Si penyerang akan memulai serangan dengan membuat paket-paket "ICMP echo request" dengan alamat IP sumber berisi alamat IP host target yang akan diserang (berarti alamat telah dipalsukan atau telah terjadi address spoofing). Divya Diuanazliyah (XII TKJ)